No

Kegiatan

Waktu

Partisipan

1. Identifikasi

tahap ini dilakukan penggalian dan pencarian informasi yang didapat dari lembaga formal maupun non formal sebagai acuan dasar dalam perencanaan penyelenggaraan program. Tahapan identifikasi ini sangat diperlukan agar sesuai dengan kebutuhan dan potensi lingkungan masyarakat Desa Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur. Identifikasi yang dilakukan meliputi identifikasi potensi dan permasalahan wilayah, karaktersitik kependudukan, sumber daya manusia, sumber daya alam, budaya lokal yang masih ada dan hampir punah, serta karaktersitik sasaran (warga belajar). Pada tahap ini juga disusun kerangka penyusunan acuan program penyelenggaraan program pengembangan karakter dan budaya yang berbasis pada hasil identifikasi.

Juni- 2011 sampai dengan Desember  2011. Tim Koordinator RB3 Assa’idiyyah, karang taruna Desa Cipanas, Anggota Laboratorium PLS CIANJUR.  
2. Sosialisasi

Pada tahap ini dilakukan sosialisasi program kepada pihak-pihak yang terkait 

Bulan Oktober 2011 dan telah dilakukan sosialisasi ulang pada awal bulan November 2011 1)     Pemerintah setempat yakni Ketua RW & RT serta tokoh masyarakat2)  Tingkat Desa yakni Kepala Desa beserta perangkat Desa setempat3)   Tingkat Kecamatan meliputi Camat, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan serta  penilik pendidikan non formal (PNFI) yang ada dilingkungan dinas pendidikan setempat4)   Kelompok atau aktivis masyarakat seperti karang taruna, paguyuban seni, dan lain sebagainya.5)  Masyarakat Sekitar Desa Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur.

A)  Pendampingan Pasca Pembelajaran

No

Kegiatan

Waktu

Materi

Metode

Bahan/Alat

1. Pendampingan yang dilakukan oleh tim fasilitator dan tindak lanjut program  tentatif disesuaikan kebutuhan masyarakat Peluang, hambatan tantangan yang dihadapi oleh warga masyarakat Cipanas Diskusi dan problem solving  
2. tindak lanjut program dilakukan oleh tokoh masyarakat atau kelompok masyarakat yang merupakan mitra kerja dari penyelenggara program. Setelah selesai kegiatan pembelajaran
3. Pembuatan Pelatihan dan kursus mingguan Bagi pengembangan seni Budaya. Setiap Malam Sabtu Pelatihan, marawis, rebana, hadrah dan Gamelan Materi & Prkatek Alat-alar marawis, rebana dan gamelan
Kursus Ceramah dan Public Speaking Setiap Malam Jum’at Agama, Budaya & Sosial Tutorial dan praktek Mic & Sound system

 B)    Metode Penilaian

Penilaian hasil belajar/program dilakukan melalui alat non tes yaitu melalui pengamatan dan observasi terhadap sasaran yang dapat dilihat melalui perilaku peserta/sasaran setelah peserta memperoleh treatment dari kegiatan pengembangan karakter dan budaya. Serta melalui kegiatan wawancara untuk melihat sejauhmana pemahaman peserta dalam menangkap materi yang diberikan. Keberhasilan dalam program ini yaitu peserta mampu menyampaikan, menghayati serta mengimplementasikan dalam kehidupan maksud dari materi dan tujuan program. Adapun penilaian tersebut dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung, dan juga setelah pembelajaran selesai. Dengan hal tersebut diharapkan masyarakat Desa Cipanas ini menjadi masyarakat yang memiliki karakter religi, memiliki jiwa pemimpin yang tinggi, dan berpendidikan sehingga mampu menggunakan dan mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk berpartisiapasi dalam membangun masyarakat melalui rasa kebersamaan dan kekeluargaan.

Hasil Penilaian

  • Adanya pertumbuhan karakter-karakter yang religious,  berpendidikan dan Kekeluargaan ditengah masyarakat, terbukti dengan meningkatnya peran serta masyarakat dikegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dan terjalinnya persaudaraan yang lebih harmonis.
  • Lembaga-lembaga keagamaan, kesenian , pendidikan, dan social ditengah masyarakat  sekitar menjadi aktif dan optimal dalam ikut serta  dalam meningkatkan karakter dan budaya masyarakatnya.
  • Adanya perkembangkan kembali karakter dan budaya positif yang mulai pudar di masyarakat dan juga adanya pertumbuhkan budaya-budaya local yang positif di masyarakat.
  • Terbentuknya komunitas, dan forum masyarakat yang berfungsi menanamkan karakter-karakter religius, berpendidikan, dan kekeluargaan menjadi satu  loncatan besar dalam perkembangan pendidikan non-formal atau pendidikan diluar sekolah.

PENUTUP

1.   Kesimpulan

a)  Terdapat perkembangan yang signifikan berkenaan dengan motivasi dan partisipasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran/pendampingan selama dan setelah program-program RB3 dilaksanakan, terbukti dengan sikap kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.

b)  Setiap metode pembelajaran yang diterapkan dalam setiap kegiatan terbukti sangat efektif dan berdampak positif terhadap perkembangan program-program pendidikan nonformal yang dilaksanakan RB3 ditengah masyarakat.

c)  Hasil pelaksanaan kegiatan ini sangatlah berhasil dan Alhamdulillah bisa dilaksanakan hingga akhir program dengan baik dan penuh tanggung jawab, hasil dari pelaksanaan program ini bias terliha dengan danya pertumbuhan karakter-karakter yang religious,  berpendidikan dan dan Kekeluargaan ditengah masyarakat, wujudnya perkembangkan kembali karakter dan budaya positif yang mulai pudar di masyarakat dan juga adanya pertumbuhkan budaya-budaya local yang positif di masyarakat. Yang sangat memuaskan kami dari bantuan dana RB3 ini dana RB 3 ini dapat membantu rehab besar di lingkungan YPI Assa’idiyyah.

d)   Secara keseluruhan alhmdulillah pelaksanaan semua kegiatan program RB3 dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu, hanya saja dengan jadwal kegiatan yang begitu padat sangat menguras tenaga panitia atau Tim RB3 itu sendiri, tetapi Alhamdulillah kita bias melaluinya dengan perasaan puas dan mengagumkan ditambah antusiasme masyarakat terhadap program-program kami menjadi motivasi besar kami, aula atau ruang RB3 yang  biasa dilaksanakan program-program menjadi terganggu dengan pelaksanaan rehab tahap I dan tahap II sehingga beberapa program kita laksanakan dibeberapa tempat baik diwilayah YPI Assa’idiyyah atau diruang public lainnya.                                                                                                                           

2.  Saran/Rekomendasi

Mengingat besarnya pengaruh bantuan dari Pemerintah c.q Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terhadap lembaga dan masyarakat yang berada dilingkunga YPI Assa’idiyyah cipanas ini, maka dengan ini kami mengusulkan:

a)   Bantuan dana Rintisan Balai Belajar Bersama (RB3) terus dilanjutkan bagi lembaga yang pantas dan memenuhi syarat dalam upaya pencapaian peningkatkan Sumber Daya Manusia dan layanan pendidikan non Formal ditengah masyarakat.

b)   Kami berharap Batuan dana Rintisan Balai Belajar Bersama (RB3) tidak terhenti sampai disini, karena kami berharap setelah kami menjadi bagian dari binaan Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kami dapat terus mendapatkan bantuan-bantuan program baik yang sama atau yang sejenis, agar peningkatan program nonformal yang telah kami rintis akan terus berkembang dan maju.

3. Tindak Lanjut

Kami akan terus melaksanakan semua program-program yang dirintis oleh program RB 3 ini demi meningkatnya pendidikan bagi masyarakat yang kurang dan belum terlayani atau keterbatasan masalah layanan pendidikan, semoga dengan dana investasi yang telah kami wujudkan dengan berupa usaha budidaya ayam broiler dapat membaiayai semua biaya operasional dan kegiatan-kegiatan RB3 ini. Dengan harapan, semoga niat dan kerjasama semua pihak khususnya kami ucapkan sekali lagi ke Direktorat Pembinaan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal, dan Informal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan semoga senantiasa menjadi amal baik yang diridhoi oleh Allah SWT….Aamiin

Cipanas, 27  Desember 2011